Aku ga tau ungkapan judul di atas bener atau salah, terus terang aku benci dengan harta, selalu jadi masalah. Banyak masalah yang timbul lantaran berebut uang, berebut kekayaan, berebut sesuatu yang berharga. Saudara bisa jadi musuh, teman bisa berkhianat, ah semua gara-gara harta dunia. Harta juga bikin lupa, lupa tujuan hidup sebenarnya, lupa dengan Yang menciptakan kita dan harta, lupa, lupa diri lupa ingatan, lupa segalanya hanya ingat harta dunia, lagi lagi.
Tapi memang tak bisa di pungkiri, keperluan akan kebutuhan sehari-hari, biaya sekolah, beli beras, beli sebongkah emas semua pake harta dunia. Mau gimana lagi, rupanya harta harus di cari, harta harus di buru, harta harus di punyai. Harta di kejar-kejar banyak orang, semua ingin memilikinya, semua ingin menguasainya.
Wanita banyak memandang pria dari sisi kekayaan yang dimilikinya, wanita menyukai harta dari pada pria yang harusnya jadi imamnya. Para istri lebih suka marah kepada suami mereka lantara tidak diberi uang belanja, dari pada suami kesiangan telat sholat subuh. Istri lebih sewot dan manyun lantaran melihat tetangganya beli kulkas baru atau kalung anting emas. Wanita sangat menyukai harta daripada pria, itulah kenyataanya. Wanita akan rela melepas suaminya yang lebih beriman dan bersuamikan lagi yang lebih kaya harta. Wanita dan harta, dua-duanya terkadang sama gilanya, aku benci harta gara-gara harta wanita jadi gila padanya. Aku benci wanita yang gila harta, dari pada wanita solehah yang beriman, emang wanita gila harta bikin lelaki jadi gila.
No comments:
Post a Comment