Seharian ini aku hanya tidur melulu, gak banyak aktifitas aku kerjakan, dari pagi badan sudah terasa gak enak sejak kemaren masalah yang sudah mau dua bulan ini gak selesai selesai, bukan masalah besar cuman terlalu ribet aja. Aku ga mau ngebahas masalah itu, bikin mumet dan tambah males aja. Dari malam kemaren perut terasa panas, ternyata diare berujung besok paginya. Ditambah lagi badan yang kecapean jadi terasa meriang banget deh pagi ini, mau kerja rasanya ga semangat, ijin sakit aja ah... itung-itung bulan-bulan terakhir sudah lama ga bolos kerja, bukannya males kerja tapi pingin istirahat dulu, rasanya bakalan sakit kalau dipaksa kerja, soalnya minggu depan hal yang lebih penting sudah menanti.
Hari ini jadinya ga masuk kerja, aku sudah sms boss ijin sakit aja (kan memang lagi sakit) dari pagi badan lemes dan rasanya kedinginan mau makan males mau ngapa-ngapain juga males banget, tiduran juga males banget. Kalau biasanya badan kurang enak begini aku malah ga mau berhenti ngerjain apa aja, tapi kali ini tidak, aku pengen beristirahat saja, tapi dipikiranku begitu tergoda untuk melakukan sesuatu, tapi tetap saja kupaksakan untuk diam dan tiduran saja.
Thursday, September 30, 2010
Saturday, September 18, 2010
Mati Dalam Rindu
Resah masih kurasakan, sudah empat hari kembali di Jakarta, memulai semua aktifitas kembali bekerja, pulang kerumah, dan bekerja lagi seperti hari-hari yang lalu, biasa dan biasa ga ada yang luar biasa. Sehabis lebaran Jakarta masih sepi, pikiran ini masih belum terlalu terasa ruwet, pikiran ini masih merasakan aroma wewangian bau desa, aroma hijau padi dan rerumputan masih tercium di pikiranku. Suasana desa yang kurasakan selama seminggu lebih sunggu sulit untuk dilupakan sampai sekarang. Keindahan dan ketenangannya terbawa sampai di Jakarta yang biasanya sumpek dan macet namun kali ini belum sesumpek dan semacet hari-hari sebelum lebaran.
Gak ada habisnya kalo memaparkan kelebihan-kelebihan desa tempatku tinggal, yang ada hanya membuat iri Jakarta yang sumpek dan ruwet saja. Hm...
Gak ada habisnya kalo memaparkan kelebihan-kelebihan desa tempatku tinggal, yang ada hanya membuat iri Jakarta yang sumpek dan ruwet saja. Hm...
Wednesday, September 8, 2010
Wanita Seperti Apa?
Wanita dikatakan menjadi penentu keberhasilan sebuah rumah tangga, bahkan ada yang mengatakan kemajuan negara bergantung pada wanita-wanita, bergantung pada istri-istri, lebih banyak betulnya emang. Istri-istri banyak berpengaruh pada tingkah laku suami-suaminya, bisa bikin suami tertawa, semangat, juga bisa membuat suami-suami males, marah-marah dan masih banyak lagi akibat yang dibuat para istri.
Oleh karena itulah seharusnya wanita-wanita itu segera sadar bahwa dirinya dapat menjadi kekuatan yang hebat bagi suaminya, dan segera mengambil tindakan alias harus berbuat sesuatu jika ada keanehan atau ketidakwajaran pada laki-lakinya atau suaminya.
Oleh karena itulah seharusnya wanita-wanita itu segera sadar bahwa dirinya dapat menjadi kekuatan yang hebat bagi suaminya, dan segera mengambil tindakan alias harus berbuat sesuatu jika ada keanehan atau ketidakwajaran pada laki-lakinya atau suaminya.
Thursday, September 2, 2010
Apa Yang Lebih Penting?
Pernah merasakan mempunyai sesuatu yang berharga, mahal misalnya, atau menarik misalnya. Ada orang yang bergitu cintanya dengan binatang piaraannya sehingga pagi-pagi buta ketika ia bangun tidur ia langsung memandikan binatang piaraannya yang sangat ia sayangi melebihi sayangnya pada anak istrinya bahkan kadang mengalahkan rasa sayangnya pada dirinya sendiri, sehingga nggak jarang binatang kesayang tersebut sudah wangi dan bersih sementara dia masih bau iler kadang bau jamban, mengerikan. Ini hanya salah satu contoh saja, mungkin masih banyak yang lebih menarik untuk di jadikan contoh dan bahkan mungkin diri kita masing-masing secara tidak sadar mengalami hal seperti itu walaupun tidak sama persis tapi ada kemiripan.
Sudahlah, intinya disini hanya masalah "penting", maksudnya seberapakah penting sesuatu hal hingga harus mengalahkan hal penting-penting lainnya sehingga hal-hal yang penting-penting itu menjadi tidak lagi penting karena dikalahkan satu hal penting. Dunia ini penting, makan penting, duit penting, mobil motor semua hampir penting. Keperluan kita untuk hal-hal penting itu menjadikan kita kadang-kadang harus bangun pagi-pagi buta, mengejar kereta berangkat kerja, tujuannya apa? bermacam-macam. Ada yang bekerja karena penting pengen punya motor, ada yang bekerja karena penting pengen punya duit, ada yang bekerja karena penting untuk makan, ada juga yang bekerja karena penting dari pada menganggur. Berbagai macam kepentingan bertemu disini, semua hanya untuk dunia yang penting ini.
Sudahlah, intinya disini hanya masalah "penting", maksudnya seberapakah penting sesuatu hal hingga harus mengalahkan hal penting-penting lainnya sehingga hal-hal yang penting-penting itu menjadi tidak lagi penting karena dikalahkan satu hal penting. Dunia ini penting, makan penting, duit penting, mobil motor semua hampir penting. Keperluan kita untuk hal-hal penting itu menjadikan kita kadang-kadang harus bangun pagi-pagi buta, mengejar kereta berangkat kerja, tujuannya apa? bermacam-macam. Ada yang bekerja karena penting pengen punya motor, ada yang bekerja karena penting pengen punya duit, ada yang bekerja karena penting untuk makan, ada juga yang bekerja karena penting dari pada menganggur. Berbagai macam kepentingan bertemu disini, semua hanya untuk dunia yang penting ini.
Subscribe to:
Posts (Atom)