Saturday, January 30, 2010

Kenapa Ya?

Kenapa tiap awal tahun aku merasa kurang ok, banyak sekali kesalahan kesalahan aku buat, selalu aja saja hal yang membuatku kurang hepi. Kerjaan, apalagi, selalu bikin ga senang, seolah olah aku selalu buat kesalahan dan keteledoran. Bosan banget kapan ini bisa berakhir dan bagaimana supaya ini bisa berakhir. Aku tak tahan haarus hidup dalam jalan yang tidak aku inginkan, tapi bagaimana caranya agar aku bisa berpindah ke jalan yang aku inginkan, yang sesuai dengan keinginanku.
Waduh ini ngelindur atau mimpi sih (sama aja), aku sedang tenggelam dalam sesuatu yang tidak aku ketahui, aku tidak bisa menemukan jalan bagaimana aku harus keluar dari tempat yang memenjarakanku selama ini, aku bingung dan masih bingung.
Bosaaaaa...n

Bosan

Hidup ini kenapa berjalan begitu begitu saja, membosankan. Yang jelas bukan salah siapa siapa, yang salah ya tentu saja yang menjalani sendiri, kenapa hidupnya jadi membosankan. Lantas bagaimana biar hidup ini tidak lagi membosankan, apa yang harus aku lakukan?
Masih mikir, &#%@^(&#??

Monday, January 25, 2010

Ku Bersimpuh

Dalam siang hari yang panas, keberistirahat di masjid, duduk merenungi diri ini, begitu dalam.
Ke dengar adzan dluhur di kumandangkan, kumelangkah tertatih dengan beban berat di pundakku.
Kuletakkan tas dan jaketku, dengan perut lapar ku berjalan menuju pancuran air.
Ku basuh mukaku dengan berwudlu.
Ku menuju tempat termulia untuk menyerahkan jiwa ragaku, seolah olah ku telah siap menghadapMu selamanya.
Ku bersimpuh, penuh elu di mukaku, ku menangis di hadapanMu.
Tergoncang jiwaku karena keadaanku.

Ya robb tunjukkan jalanMu.

Wednesday, January 20, 2010

Aku Rindu

Aku rindu, malam ini aku rindu sekali, rindu pada kekasihku, rindu pada cintaku, rindu pada istriku. Hm... teringat ketika bersama dulu, dia yang membangunkanku di pagi hari, yang membuatkan sarapan sebelum ku berangkat kerja, yang mengantarkanku ke pintu ketika berangkat bekerja, yang mendoakanku di kala bekerja, yang merindukan kepulanganku dari bekerja, yang menyambut kepulanganku sehabis kerja, yang mengambilkan minumku dan merapikan bajuku.
Kini dia sedang jauh, mengemban suatu hal yang lebih berat dari semua itu, cepatlah kembali istriku aku rindu padamu. Malam ini ku teringat kebersamaan kita di kala senang dan susah selalu bersama, selalu saling menjaga dan memperhatikan, selalu saling mengalah.
Ku teringat malam itu sayang ketika pertama kali kamu menderita sakit itu, sepuluh hari setelah ulang tahunku, sehabis maghrib kau memuntahkan darah dari paru2mu, kau membuatku khawatir, aku panik aku bingung karena belum pernah mengalami yang seperti ini, aku sangat takut dikala itu.

Tuesday, January 19, 2010

Sebentar Lagi

Sebentar lagi, iya sebentar lagi, itulah kata yang selalu kuingat ingat dalam beberapa hari terakhir. Apanya yang sebentar lagi? hm...kebahagiaan itu, hadirnya tangisan anak kecil di rumah kamu, hadirnya rengekan suara bayi di rumah kami, kami akan di sibukkan dengan urusan si bayi, menangis, rewel, pipis, buang air duh banyak sekali pokoknya. Apalagi ini nanti musim hujan, bakalan bersliweran jemuran gara gara pendatang baru ini sering ngompol dan buang air sesukanya, bakalan kurang tidur gara gara si bayi bangun tengah malam di kala yang lain sedang menikmati mimpinya, hm...ga kebayang hal seperti itu akan segera kualami.
Kemarilah nak, duh kok nangis teruus, aduh ayah dipipisin, hm...ucapan itu sebentar lagi akan sering terdengar. Walaupun kedengaran repot dan menjengkelkan namun dibaliknya ada kegembiraan yang teramat susah untuk dilukiskan, indah, seneng, bahagia akan selalu terasa.
Lengkaplah sudah keluarga kami, ayah, ibu dan si kecil segera menyusul. Yang selalu terlintas di fikiranku adalah anakku akan menjadi anak yang berebakti pada orang tua, beragama, dan berguna...ayo nak datanglah bahagiakan orang tuamu ini, bawalah agamamu ini kembali kepada kejayaannya. Ayo nak... cepatlah kau besar, sudah lama sekali semuanya terpuruk, kuharapkan kau cepat besar dan membawa Islam mu ini kembali ke jalanya dahulu. Hm....

Amiiin

Monday, January 11, 2010

Aduh Kesel Banget

aduh kesel banget hari ini, gak tau kenapa, perasaan ga nyaman banget. Kerja jadi males, pulang kerja males juga, nyampe rumah males juga. Yang terasa enak hari ini cuma makan malam ajah, enak segerrr banget. Lainya nggak banget deh, besok kerja masuk malem, males sebenernya tapi ada untungnya juga siangnya bisa melakukan hal lain yang belum selesai di kerjakan.
Ahhh.. ga taulah bete n ngeselin semua hari ini. Dah ahh males banget.

Saturday, January 9, 2010

Libur Yang Malang

Biasanya aku paling gembira kalo hari libur kayak gini, banyak rencana bersama istri, masak bersama, bersih bersih rumah, sarapan, trus ke pasar belanja, jalan jalan ke mall walaupun cuman liat2 ajah, ke toko buku buat baca2, ah selalu ada kegembiraan. Beberapa minggu ini beda, istri harus pulang ke rumah orang tua karena menunggu kelahiran sang buah hati, soalnya kalo di jakarta kasihan juga, kalo lahirnya pas lagi jam kerja kan ayahnya sedang ngantor atau lagi ga di rumah, lantas siapa yang jagain, ya lebih baik pulang kerumah orang tua. Walaupun sadar sepenuhnya diriku ini, menunggu kelahiran buah hati kalo bisa berdua dua, maksudnya istriku tetap di sini, tapi ternyata hal itu ga bisa di lakukan, dan terpaksa mengorbankan kebahagiaan demi keselematan, ya sudahlah, kalo memang lebih baik begitu.
Pagi pagi gini bangun pagi terasa sepi bro, ga ada senyuman, ga ada sarapan pagi, ga ada canda tawa, sepi banget bro yang ada cuman nyamuk nyamuk semalam yang sudah kekenyangan menghisap darahku, hiks. Sudahlah jangan terlalu lama di ungkap kesedihan ini, lebih baik mbahas yang lain ajah, apa yah, tetep aja hari libur ini jadi hari libur yang malang.

Friday, January 8, 2010

Kutu kupret

Walah hari ini aku berhasil menyelesaikan tugas yang berat, dengan ketenangan, kesabaran, kontrol diri, kontrol emosi dan segala kemampuan yang aku kerahkan. Sebenernya bukan niatan untuk pamer atau sombong, tapi semua itu bisa muncul akibat motivasi yang aku bangun sendiri dari dalam diriku ini. Ceritanya begini nih.
Pagi pagi jam setengah 8 berangkat kerja, kirain telat nyampe kantor eh malah pass banget jam 8 tet dan sampe, akhirnya laporan ke boss dan ada sedikit cerita yang agak bikin hatiku down dan shok berat. Betapa tidak perusahaan yang notabene mengandalkan kerja tim tapi masih ada saja yang saling menyalahkan dengan menyebut nama orang perorang. Dan aku salah satu korbannya walaupun sebenarnya bukan aku yang melakukan kesalahan itu, tapi aku jadi korbannya, jujur saja memang bukan aku yag berbuat kesalahan itu. Aku akhirnya buka saja sama bos apa yang telah aku lakukan dan apa yang aku ketahui tentang masalah itu, dan terakhir aku bilang sama boss "seandainya saya bohong sama bapak, bapak juga tidak akan tahu, tapi sejujurnya itu cerita sebenarnya dari saya, yang saya ketahui, dan saya hari ini menjadi kurang semangat mendengar cerita seperti itu dari bapak".

Tuesday, January 5, 2010

Kereta Sore dan Kesedihanku

Hari ini sebenernya cape banget, betapa tidak dari Jakarta kemudian Lamongan kemudian Jombang bolak balik dari naik kereta, angkutan umum, motor dari jalanan besi sampai jalanan becek dan berbatu semua ku lewati, perjalanan sungguh melelahkan memakan waktu, biaya dan tenaga. Berangkat dari Jakarta jumat setelah sholat jumat, sampai stasiun kehabisan tiket dan rela berjejal jejalan asal sampai rumah, tidak dapat duduk, tidur sambil berdiri dan menekuk kaki sungguh menyiksa kawan. Sampai rumah membawa rasa kantuk yang berat, tapi alhamdulillah bisa menemui sang kekasih yang kondisinya sehat sehat saja, aku bahagia melihat sang kekasih yang lebih sumringah walaupun diriku ini kurus seolah tak terurus, hiks. Dua hari di Jombang asik sekali, sibuk, bersih bersih, bahagia tak terperi, mengetahui perkembangan si kecil yang insyaAlloh sebentar lagi segera lahir, alhamdulillah.