Sudah enam hari di Lampung, yang semula rencana mau nginep di hotel ga jadi. Temen kerja punya saudara di sini, jadi malah numpang deh akhirnya. Hm... ini kota yang indah, bener-bener indah, lengkap pemandangan disini, lautan deket sekali, pulau kecil banyak terlihat dari pantai, perbukitan kecil banyak banget dan pegunungan ada juga. Udara begitu segar, tanaman masih rimbun disana sini di pinggiran jalan dan dipekarangan setiap rumah, indah deh disini, serasa di kota malang walaupun malang lebih dingin dan jauh lautannya.
Keluarga yang aku tinggali jauh dari kota, kalo dihitung dengan spedometer motor sih 30 km lebih. Kampungnya dekat bandara raden inten, branti tepatnya.
Daerah persawahan dengan beberapa rumah yang masih berjauhan, pohon kelapa dan pohon kajaran di pinggiran jalan. Terlihat begitu tenang perkampunganya, keluarga yang tenang dan nyaman, pemandangan yang selalu terlihat ketika aku pulang kerja di sore harinya, ah ini membuatku iri. Berbeda dengan diriku yang saat ini berada jauh dari anak dan istriku. Pekerjaan tetapku di Jakarta, sekali kali keluar kota seperti ini, sedangkan anak dan istriku jauh di jawa timur, tak taulah kenapa seperti ini. Ku sudah berusaha untuk mencari pekerjaan yang dekat dengan mereka namun selalu gagal, tapi aku selalu bersyukur karena semua yang di berikan oleh Alloh selalu menyimpan rahasia besar di baliknya, alhandulillah aku selalu berfikir positif.
Ada rasa sedikit mengganggu pikiranku ketika terlihat begitu indahnya suasana keluarga yang tinggal di daerah seperti ini, nyaman, tenang, rukun, ah diriku seolah merasakan iri. Terlintas di fikiranku saat itu bayangan bayangan keluarga ku, istriku, si kecil yang sedang belajar berjalan dan ramenya rumah dengan teriakan dan ocehannya, indah sekali, namun sayang hanya lamunan. Hm... hatiku rupanya sedang sedih, aku hanya terdiam, kemudian menangis hati ini.
Ya Alloh anugerahkan aku kesabaran di hatiku, berikanlah yang terbaik untukku, untuk keluargaku, dan untuk saudara saudara seimanku ya Alloh, amin.
No comments:
Post a Comment