Saturday, March 20, 2010

Helm ku Ilang

Tiga hari yang lalu kejadian mengenaskan menimpa diriku, hiks. Saat itu aku sedang ada pekerjaan di sekitaran Jl. Sudirman Jakarta ku buru buru pengen cepet selese, maklumlah hari jumat biasanya arah pulang selalu macet parah, kalo bisa sih sebelum jam 17.00 sudah bisa ngaburrr. Eh dengan semangat yang tinggi segera kuselesaikan semua tugasku dan alhamdulillah aku berhasil menyelesaikannya dengan selamat dan bisa sedikit hemat waktu sekitar 15 menit, itu artinya jam 17.00 di kurangi 15 menit aku sudah bisa ngaburrr. Setelah sampai di parkiran segera saja ku posisikan tasku yang berat banget itu maklum lah kerja kuli, tas isinya barang berat...segala peralatan species besi ada disitu, hehehe.
Eh sadar ga sadar koq aku langsung bisa naruh tas di posisi itu padahal helmnya belum aku ambil (motorku supra x jadul bro) biasa aku taruh helm saat parkir di selakangan depan, kalo lagi jalan aku gantiin posisi helm itu dengan tasku yang beratnya minta ampyun, maklum kalo di panggul terus tasnya umur 30 tahun bisa2 aku dah pensiun kerja. Aduh siapa yang ambil helmku yah, tadi kan aku taruh di selakangan motor, hiks, ribetttt langsung otak ku. Yang ada dikepalaku kemana perginya helm ku, aku langsung mencari

Monday, March 15, 2010

Kehadiranmu

Setelah sekian lama menati kehadiran buah hati dengan perasaan bercampur aduk akhirnya berakhir juga, bertepatan tanggal 3 februari 2010 si kecil yang kunanti akhirnya terlahir dengan selamat dan sehat, Alhamdulillah ya Alloh.
Peristiwa kelahiran yang sungguh menegangkan dan sekaligus mengherankan bagi diriku sendiri, ini semata karena kebesaran Alloh subhanahuwataala (tak perlu di ceritakan detailnyalah, tapi memang menakjubkan bagiku). Ibu dan anaknya sehat sehat saja, terlahir dengan berat 31 ons dan panjang 50 cm, begitu menyenangkan sekali mendengar kelahiranya.
Siang itu ketika diriku sedang menyelesaikan pekerjaan di salah satu proyek perusahaanku, tiba2 aku mendapat kabar dari kampung bahwa istriku sedang di rawat di puskesmas karena sudah ada tanda2 melahirkan, selang beberapa jam kemudian (sekitar jam 12.30) aku mendapat kabar kembali bahwa istriku di pindah ke rumah sakit. Aku saat itu tidak bisa berbuat apa2 yang kulakukan hanya berdoa dan segera menyelesaikan pekerjaan yang sudah menjadi tanggung jawabku itu, agar aku bisa segera pulang dan mendampingi kelahiran anak pertamaku. Akhirnya jam 3 aku sudah sampe rumah, dan aku persiapkan semua yang kubutuhkan untuk segera pulang, ku bergegas menuju stasiun dan ketika jam enam kurang aku sudah sampe stasiun gambir, ku coba mencari kabar kondisi istriku yang sedang di rumah sakit, kutelepon dan kabar yang ku terima ternyata alhamdulillah menggembirakan, istriku telah melahirkan dan aku sangat bahagia saat itu, walaupun ketika itu aku tidak bisa mendampingi proses kelahiran tapi aku tetap bersyukur istriku bisa melahirkan dengan tidak membutuhkan waktu yg terlalu lama dan si kecil yang kutunggu terlahir dengan sehat, Alhamdullilah semua berjalan baik-baik saja.