Friday, April 29, 2011

Gelap dan Sepi

Ini adalah hari kedua rumahku terasa sepi, tidak seperti biasanya, ketika ku pulang kerja ketika pintu rumah tertutup namun dari luar terlihat cahaya lampu menyala terang. Memang sejak kehadiran Aisya di rumah ini semua terasa ramai dan gembira, setiap hari selalu ada tawa dan teriakan yang menghiasi rumah ini. Lari lari kecilnya yang baru bisa berjalan dan berlari membuat hati ini terasa tenang dan senang melihatnya. Candanya yang riang dan lucu membuat hati selalu ingin tersenyum ketika melihatnya.
Namun kali ini tidak. Sore ini serasa sepi, gelap terlihat dari luar, sudah dua hari tawa aisya tidak terdengar terasa sepi sekali, hidup terasa sendiri, tidak ada yang bisa diajak bercanda, tidak ada yang bisa diajak bericara, sungguh sangat sepi.Tidak ada yang membukakan pintu seperti biasanya, ketika aku menyandarkan sepeda motorku, tidak ada kata "ayah" lagi memanggilku dan menghilangkan penat di kala tubuh ini terasa lelah sepulang kerja. Aisya anakku dan ibunya tidak lagi ada di rumah ini, aku sungguh merasa sepi.

No comments:

Post a Comment