Sebentar lagi, iya sebentar lagi, itulah kata yang selalu kuingat ingat dalam beberapa hari terakhir. Apanya yang sebentar lagi? hm...kebahagiaan itu, hadirnya tangisan anak kecil di rumah kamu, hadirnya rengekan suara bayi di rumah kami, kami akan di sibukkan dengan urusan si bayi, menangis, rewel, pipis, buang air duh banyak sekali pokoknya. Apalagi ini nanti musim hujan, bakalan bersliweran jemuran gara gara pendatang baru ini sering ngompol dan buang air sesukanya, bakalan kurang tidur gara gara si bayi bangun tengah malam di kala yang lain sedang menikmati mimpinya, hm...ga kebayang hal seperti itu akan segera kualami.
Kemarilah nak, duh kok nangis teruus, aduh ayah dipipisin, hm...ucapan itu sebentar lagi akan sering terdengar. Walaupun kedengaran repot dan menjengkelkan namun dibaliknya ada kegembiraan yang teramat susah untuk dilukiskan, indah, seneng, bahagia akan selalu terasa.
Lengkaplah sudah keluarga kami, ayah, ibu dan si kecil segera menyusul. Yang selalu terlintas di fikiranku adalah anakku akan menjadi anak yang berebakti pada orang tua, beragama, dan berguna...ayo nak datanglah bahagiakan orang tuamu ini, bawalah agamamu ini kembali kepada kejayaannya. Ayo nak... cepatlah kau besar, sudah lama sekali semuanya terpuruk, kuharapkan kau cepat besar dan membawa Islam mu ini kembali ke jalanya dahulu. Hm....
Amiiin
No comments:
Post a Comment