Seharian ini aku hanya tidur melulu, gak banyak aktifitas aku kerjakan, dari pagi badan sudah terasa gak enak sejak kemaren masalah yang sudah mau dua bulan ini gak selesai selesai, bukan masalah besar cuman terlalu ribet aja. Aku ga mau ngebahas masalah itu, bikin mumet dan tambah males aja. Dari malam kemaren perut terasa panas, ternyata diare berujung besok paginya. Ditambah lagi badan yang kecapean jadi terasa meriang banget deh pagi ini, mau kerja rasanya ga semangat, ijin sakit aja ah... itung-itung bulan-bulan terakhir sudah lama ga bolos kerja, bukannya males kerja tapi pingin istirahat dulu, rasanya bakalan sakit kalau dipaksa kerja, soalnya minggu depan hal yang lebih penting sudah menanti.
Hari ini jadinya ga masuk kerja, aku sudah sms boss ijin sakit aja (kan memang lagi sakit) dari pagi badan lemes dan rasanya kedinginan mau makan males mau ngapa-ngapain juga males banget, tiduran juga males banget. Kalau biasanya badan kurang enak begini aku malah ga mau berhenti ngerjain apa aja, tapi kali ini tidak, aku pengen beristirahat saja, tapi dipikiranku begitu tergoda untuk melakukan sesuatu, tapi tetap saja kupaksakan untuk diam dan tiduran saja.
Aku hanya keluar untuk cari makan, sarapan aku rapel dengan makan siang, sekitar jam 10 pagi aku ke warung langganan, cari yang murah dan sedikit berkualitas dan tak lupa pula porsi bisa nambah. Walaupun sakit dan mulut terasa pahit, nambah makan lebih banyak dari biasanya secara logika menambah pula daya kekuatan tubuh kita itu saja yang ada dipikiranku yang sederhana, dan makan dan nambahnya itupun sedikit memaksa. Makanan sudah habis tubuh ini hanya sedikit sekali lebih baik dari tadi, mungkin karena lapar hilang jadi tinggal terasa sakit yang sebenarnya. Kubaringkan lagi tubuh lemas ini dikasur yang sedikit berantakan, cuaca panas diluar saat sebentar keluar cari makan bikin tubuh sedikit berkeringat dan ingin istirahat kembali. Aku tertidur sekian lamanya kuhanya terbangun sejenak untuk sholat dluhur dan ashar, dan kutertidur diantara keduanya juga. Sehabis ashar kumerasakan lebih sakit lagi badan ini, kuhanya terbaring memainkan ponsel sambil menunggu maghrib tiba, sehabis maghrib masih begitu gak enak badan ini, rasanya semakin tidak lebih baik. Bahkan rasa kesepian dan rindu keluarga menambah derita tubuh ini.
Kuambil kembali ponsel ku coba menghubungi berkali kali tapi tidak juga ada yang mengangkat dan berbicara padaku, putus asa, rasanya aku merasakan penderitaan ini sendirian, benar-benar saat yang tidak aku sukai saat itu. Ah mendingan aku lanjutkan aja tidurku. Waktu sholat isya begitu saja kulalui dengan tidur dan tidur hingga pukul 9 malam aku baru terbangun dan kelaparan, aku kemudian berwudlu dan segera sholat isya. Lapar sudah tidak tertahan, mulut masih terasa pahit bahkan lebih pahit dari pagi dan siang tadi. Aku keluar cari makan, suasana malam ternyata sangat cocok dengan kondisi tubuhku saat itu, udara segar malam sehabis hujan tadi sore begitu enak terasa. Malam ini tiba tiba menjelma bagaikan satu hari penuh yang indah, sejuk dan segar. Aku senang keluar malam ini, sangat enak di tubuhku, dan tubuhku tiba-tiba seolah sembuh dari sakitnya.
Hanya 15 menitan aku ngeluyur malam itu, aku hanya beli martabak langgananku untuk mengisi perut, nasi di malam begini mana enak untuk di makan, cukuplah martabak sebungkus dan air putih. Sesampai di rumah segera kuhabiskan martabak itu dan dua gelas air putih cukuplah menenangkan perutku. Sehabis makan masih terasa kesepian tadi sore yang belum terobati, ku coba telpon kembali dan ada yang mengangkat, suara dibalik tempat yang jauh disana begitu menenangkan hatiku, cukup sudah malam ini begitu indah setelah seharian kumerasakan sakit begitu menyiksa.
Begitulah hari ini, hari hari kumerasakan sakit, rindu, kesepian dan di akhiri dengan sedikit kebahagiaan. Aku bersyukur padaMu ya Robb atas semua ini, sembuhkan sakitku dan ijinkan aku melangkah kembali menapaki dunia ini hingga selamat di tujuan yang hakiki, amin...
No comments:
Post a Comment